Tanggapan Penasehat Hukum Media Terkait Statement PT Barelang Mega Jaya Sejati

ATENSINEWS.COM – Dalam hal menanggapi pemberitaan yang tayang pada beberapa media online bahkan sampai tayang di YouTube pada tanggal 21 Februari 2023 tentang “PT. Barelang Mega Jaya Sejati, Bantah Gunakan Pasir Ilegal”. Pengacara/Praktisi Hukum dan kuasa dari beberapa media online di Kota Batam dan selaku Tim Hukum dan Advokasi salah satu organisasi media online di Kota Batam, Fardi Winaldi, S.H memberikan pendapat hukumnya. Rabu (01/03/2023).

Setelah membaca dan mencermati berita-berita tersebut, Fardi Winaldi, S.H., memberikan tanggapan dalam beberapa poin, sebagai berikut :

Pertama, bahwa pihak perusahaan PT. Barelang Mega Jaya Sejati melalui legalnya bernama Triwansaki, S.H, memberikan tanggapan yang tidak etis dan malah membangun framing kawan-kawan perslah yang bersalah dalam menjalankan fungsinya sebagaimana yang dijamin dan dilindungi oleh undang-undang, alih-alih memberikan konfirmasi kepada media yang bersangkutan malah mengeluarkan berita melalui media lain yakni “geokepri.com, ozone.co.id, timeskepri.com, buanaglobal.web.id”, yang mana mengeluarkan nada ancaman akan melakukan gugatan (Perbuatan Melawan Hukum) terhadap beberapa media terkait pemberitaan bahwa diduga PT Barelang Mega Jaya Sejati Menggunakan Pasir Ilegal.

Kedua, bahwa patut diduga pihak PT Barelang Mega Jaya Sejati tidak mengerti, tidak menghormati dan tidak memahami tugas, fungsi dan kewenangan para insan Pers. Jika Pihak PT Barelang Mega Jaya Sejati merasa dugaan sebagaimana pemberitaan yang dikeluarkan oleh beberapa media online di kota Batam tersebut adalah lain halnya dari dugaan tersebut, katakan lah bukan menggunakan pasir ilegal, maka yang bersangkutan bisa memberikan konfirmasi dan klarifikasi sebagai bentuk menggunakan Hak Jawab, bukan malah menutup diri dan tiba-tiba melakukan justifikasi bahwa kawan-kawan media tidak profesional dan malah mengeluarkan nada ancaman akan melakukan gugatan, sehingga menutup mata terhadap landasan dan hasil investigasi yang didapatkan oleh rekan-rekan pers di lapangan.

“Kami himbau kepada siapapun untuk menghormati dan mengerti fungsi serta kewenangan kawan-kawan pers dalam menjalankan tugasnya sebagaimana Undang-undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers”, tegas Fardi.

Disampaikan Fardi Winaldi, S.H bahwa Triwansaki, S.H., sebagai Pihak PT Barelang Mega Jaya Sejati, malah seolah-olah lepas tangan dan mengatakan tidak bertanggung jawab serta terkesan menyudutkan pihak kontraktor. Perlu diketahui setiap pemberitaan yang ditanyakan oleh rekan-rekan pers pada media online ataupun media lainnya, tentu memiliki dasar dan sumber informasi sebagaimana hasil investigasi di lapangan.

“Perlu diketahui sebagaimana Pasal 8 Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, menyatakan : “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.” Serta berpedoman pada undang-undang tentang Pers dan Peraturan Perundang-undangan lainnya dengan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik”, ucap Fardi Winaldi, S.H saat dimintai tim media.

Ketiga, kami telah membaca dan mencermati berita tersebut. Dalam berita tersebut tidak ada melakukan tuduhan atau justifikasi, tidak ditemukan unsur delik pidana atau perbuatan melawan hukum, dalam berita tersebut memuat kata “dugaan/diduga”, maka terhadap dugaan yang ditemukan perlu dikembangkan dan dibuktikan kebenarannya, dari pada itu tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat kita akan masukan laporan pada pihak kepolisian untuk diproses dan ditindak secara hukum, apa benar ada dugaan penadahan sebagaimana Pasal 480 KUHP ataupun perbuatan melawan hukum lainnya dan apakah pihak pengembang terlibat atau hanya pihak kontraktor ataupun pelaku penambang pasir ilegal yang bersalah secara hukum, biar itu menjadi kewenangan kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan/atau penyidikan nantinya.

“Setiap unit perumahan yang akan dibangun oleh pengembang melalui kontraktor apakah pihak pengembang mengetahui dan melakukan kroscek progres tahapan pembangunan sesuai kontrak yang diberikan apakah sesuai spesifikasi kualitas material atau bahan yang digunakan oleh pihak kontraktor”, ujarnya.

Fardi Winaldi, S.H menerangkan bahwa dikarenakan Triwansaki, S.H., mengatakan akan melakukan upaya hukum. Terhadap hal tersebut kami mempersilakan dengan hormat dan akan menunggu dengan senang hati segala bentuk upaya hukum yang dimaksud, terhadap hal tersebut akan kita hadapi dan kita siap melakukan perlawanan hukum.

Keempat, jika tidak ada lagi “nada bersahabat” dan kalau saja di negara hukum ini kawan-kawan pers dibungkam, fungsi pengawasan, kontrol sosial serta untuk menjamin tegaknya supremasi hukum dianggap menghambat laju usaha pihak PT. Barelang Mega Jaya Sejati, jawabannya hanya satu kata, yakni : “LAWAN!!!”

“Karena sampai kapanpun kita tidak boleh berhenti dan menyerah apalagi kalah terhadap orang ataupun para pihak yang diduga kuat adalah para pelaku kejatahan. Terhadap mereka mari kita siapkan kado perlawanan”, tutup Fardi Winaldi, S.H selaku Advokasi dari organisasi media online tersebut.

(Tim/Red)