Polres Nias Tetapkan Tandraziduhu Waruwu Sebagai Tersangka Pemalsuan Stempel dan Tanda Tangan

GUNUNGSITOLI – Polres Nias meningkatkan status hukum Tandraziduhu Waruwu Alias Ama Yami menjadi tersangka terkait kasus dugaan pemalsuan stempel dan tanda tangan.

Peningkatan status hukum tersebut merupakan tindaklanjut atas Laporan Polisi Rorogo Waruwu alias Ama Berlin dengan nomor polisi : LP/227/VIII/2021/NS tanggal 30 Agustus 2021.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, penetapan tersangka dimaksud tercantum dalam surat pemberitahuan penetapan tersangka yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli nomor : K/203 A/VII/RES 19/2022/Reskrim yang ditanda tangani oleh Kasat Reskrim Iskandar Ginting, SH selaku penyidik.

Sesuai dengan rujukan diatas, bahwa proses penyidikan yang sebelumnya telah kami diberitahukan melalui surat Kapolres Nias nomor k/203/Xll/Res19/2021 tangal 14 Desember 2021 perihal surat pemberitahuan dimulainya penyidikan yang mana tersangka dalam surat tersebut belum ditetapkan dan setelah kami lakukan serangkaian tindakan penyidikan, maka pada tanggal 27 Desember 2022 penyidik telah menetapkan tersangka dengan identitas Tandraziduhu Waruwu Alias Ama Yami, Laki-laki, alamat Desa Tetegeo Na’ai kecamatan ldanogawo kabupaten Nias.

Dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan tanda tangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat 1 dan 2 KHUP yang terjadi pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021, sekitar pukul 09:34 WIB di Desa Tetehosi Kecamatan ldanogawo Kabupaten Nias tepatnya di KSP3 cabang Idanogawo.

Menurut Kepala Desa Na’ai Waruwu, pelapor sangat mengapresiasi kerja keras penyidik Polres Nias yang telah menetapkan terlapor sebagai tersangka.

”Saya sangat apresiasi pihak Polres Nias yang telah menangani kasus dugaan pemalsuan stempel dan tanda tangan ini dengan serius, saya berharap tersangka segera ditahan,” ucapnya.

Terpisah, Aiptu Yadsen Hulu, SH Paur Humas polres Nias menjelaskan, penetapan tersangka terhadap terlapor sesuai dengan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Nias.

“Benar Tandaziduhu Waruwu telah ditetapkan sebagai TERSANGKA”, jelasnya singkat.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media berusaha menghubungi Terlapor via telepon seluler, namun tidak aktif.

 

Penulis : Afdika Permata Lase