Parlindungan Purba: Rumah Adat Bawomataluo Nisel Harus Dilestarikan

Nias Selatan | Atensinews.com – Tokoh masyarakat Sumut, Parlindungan Purba mengatakan, rumah adat Bawomataluo di Nias Selatan (Nisel) harus dilestarikan karena merupakan peninggalan sejarah bernilai tinggi.

Hal itu dikatakannya saat mengunjungi desa budaya Bawomataluo Selasa (18/4/2023).

Di desa tersebut, kini berdiri rumah adat utama yang dibangun tahun 1865. Selain itu ada sekitar 125 rumah adat berbentuk bangunan panggung terbuat dari kayu.

Sementara di pelataran tengah desa, berdiri kokoh batu berbentuk piramida setinggi 2 meter lebih, yang mana batu tersebut merupakan ajang melompat para kesatria Nias menghibur pengunjung selayaknya pasukan perang zaman dahulu.

Setelah mendengar cerita dan keluhan B Wau, generasi ke-7 rumah adat Bawomataluo, Parlindungan berjanji akan memberikan perhatian bagi kelangsungan rumah adat dan beberapa peninggalan sejarah di desa itu.

“Saya akan menghubungi pihak pemerintah pusat, juga provinsi, termasuk soal anggaran agar semua peninggalan sejarah di desa ini lestari dan terus menjadi kebanggaan budaya nasional Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, B Wau mengatakan khawatir dengan kelangsungan rumah rumah adat. “Jika tidak ada pemeliharaan serius, kemungkinan rumah rumah adat ini akan rusak dalam 20 tahun ke depan. Terimakasih atas perhatian pak Parlindungan,” kata Wau.

Penulis : Yosea Yosafat Zandroto