Menteri Kesehatan Ajak IDI Bersama Atasi Masalah Kesehatan di Indonesia

ATENSINEWS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri puncak peringatan HUT IDI Ke-72 yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat pada Senin (24/10) malam.

Pada kesempatan itu, Menkes mengajak IDI untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan di Indonesia utamanya dalam penanganan penyakit menular maupun tidak menular.

“Pandemi ini mengajarkan kita untuk saling berkolaborasi. Itu penting, karena pemerintah tidak bisa sendiri, butuh gerakan bersama dari seluruh komponen bangsa, termasuk dari IDI,” kata Menkes.

Menkes mengatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai masalah kesehatan yang sangat mendesak untuk ditangani. Di tengah upaya penanganan pandemi COVID-19, pada saat yang sama muncul penyakit hepatitis akut, Monkeypox dan yang terbaru gangguan ginjal akut pada anak.

Menurut Menkes, kendati sektor kesehatan terus diuji, Indonesia tetap mampu mengatasinya karena memiliki kekuatan berupa modal sosial yang besar serta sistem kesehatan yang kuat.

Menkes menegaskan saat ini, Kemenkes sedang menjalankan transformasi kesehatan nasional fokus pada 6 pilar yakni transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan.

Agenda ini bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional agar lebih bermutu, berkualitas, dan merata dalam melayani masyarakat di seluruh pelosok tanah air.

Guna mewujudkannya, Menkes kembali menekankan butuh bantuan dan dukungan dari seluruh komponen bangsa.

“Pandemi memperlihatkan kerapuhan sistem kesehatan nasional karenanya harus direformasi. Kita siapkan 6 transformasi kesehatan. Targetnya, tahun 2024 kita beresin semuanya demi sistem kesehatan Indonesia yang lebih baik,” ujar Menkes.

Ketua PB IDI, Adib Khumaidi mengatakan PB IDI siap mendukung pemerintah di garda terdepan penanganan masalah kesehatan di tanah air dan turut serta menyukseskan agenda transformasi kesehatan demi sistem kesehatan yang kuat dan tangguh dalam menghadapi masalah kesehatan saat ini maupun di masa depan.