Empat Karyawan PT Buana Logistik Mandiri Sukses di PHK Secara Sepihak

BATAM – Akhir-akhir ini sejumlah media dan beberapa lembaga sedang menyoroti PT Buana Logistik Mandiri Sukses yang beralamat di Kawasan MCP Batu Ampar terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 4 (empat) orang karyawannya secara sepihak. Kamis (19/1/2023).

Hal ini terungkap setelah awak media sikatnews lakukan konfirmasi kepada 4 Karyawan PT Buana Logistik Mandiri Sukses yang telah di PHK secara sepihak.

Berawal dari kronologi yang dialami oleh 4 Karyawan menyampaikan bahwa kami di PHK secara sepihak oleh PT Buana Logistik Mandiri Sukses karena terindikasi melakukan pelanggaran SOP Kerja.

Lanjut cerita, dalam surat PHK yang dikeluarkan oleh PT Buana Logistik Mandiri Sukses menyatakan bahwa:

  1. Saudara telah melakukan kesalahan/bahwasanya ada indikasi/dugaan saudara akan menjual minyak milik perusahaan yang berada di tangki saudara.
  2. Saudara berada di tempat yang tidak seharusnya/tidak ada hubungan kerja/kepentingan dengan pekerjaan pada saat jam kerja masih berlangsung.

Dari pernyataan di atas, keempat karyawan (sopir) tersebut membantah karena tidak bisa dibuktikan oleh PT Buana Logistik Mandiri Sukses secara pasti atau akurat.

“Dari dulu hingga sekarang, jika kami tidak ada barang yang hendak diantar maka kami biasanya disuruh standby saja. Dan tempatnya pun mereka sudah tau kalau kami standby di kedai kopi sekitaran perusahaan”, ucap salah seorang yang kena PHK.

Ditanya lebih lanjut terkait pernyataan yang dibuat oleh PT Buana Logistik Mandiri Sukses terkait pemberitahuan PHK. Keempat karyawan tersebut menyampaikan bahwa bukan kami yang melakukan menjual minyak milik perusahaan yang berada di tangki kendaraan yang kami bawa.

“Yang sedang melakukan pemindahan minyak kendaraan tersebut adalah orang lain (karyawan yamg bukan dari PT Buana Logistik Mandiri Sukses)”, kata dari salah seorang karyawan yang kena PHK.

Ketua DPD LPRI Kepri, Leo Nazara mengatakan ke awak media sikatnews bahwa memang benar atas temuan terkait PHK Sepihak yang dilakukan oleh PT Buana Logistik Mandiri Sukses terhadap 4 Karyawan (Supir) secara sepihak.

Disampaikan Leo Nazara, kejadian tersebut diakui Didik selaku HRD PT Buana Logistik Mandiri Sukses bahwa terkait PHK terhadap 4 Karyawan tersebut memang tidak sesuai prosedur.

“Namun, karena tekanan dari Management perusahaan sehingga hal ini saya mengeluarkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)”, ucap Didik.

Anehnya, dalam surat pemberitahuan PHK tersebut juga tampak bahwa hanya tertuju kepada satu orang karyawan saja yakni Aziz Karya Utama. Sedangkan ada empat orang yakni Agung Siahaan, Aziz Karya Utama, Hendri, dan Joko Sihombing.

Parahnya juga, PT Buana Logistik Mandiri Sukses tidak memasang plank nama perusahaan sebagaimana telah terbit dalam pemberitaan sebelumnya di part I.

Berita ini masih butuh informasi selanjutnya.
Bersambung…
Part II.

 

Penulis : Kaperwil Prov. Kepulauan Riau