Bravo! Polres Nias Selatan Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan Yang Melarikan Diri

ATENSINEWS.COM – Polres Nias Selatan mengamankan tersangka kedua dalam kasus pembunuhan Gasali Lahagu (59) warga Kabupaten Nias Utara, yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tanpa identitas di Desa Lagundri, Kabupaten Nias Selatan pada Jumat (21/10/2022) lalu.

Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, tersangka yang baru diamankan oleh pihaknya berinisial HZ.

“Tersangka tersebut adalah inisial HZ, yang menyerahkan diri setelah mendengar pers rilis pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022 di Mapolres Nias Selatan,” kata Reinhard saat dikonfirmasi, Minggu (30/10/2022).

Reinhard menjelaskan, pembunuhan itu dilakukan HZ bersama dua orang rekannya, yakni DN dan B.

Seusai melakukan aksi kejinya, tersangka HZ sempat melarikan diri menuju kediaman kakeknya di Medan beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya tersangka HZ berada di rumah kakeknya di Medan, setelah melarikan diri, seusai melakukan pembunuhan terhadap korban bersama dua tersangka lainnya yaitu DN dan B,” jelasnya.

Karena diselimuti kegelisahan setelah mendengar kabar siaran pers oleh Polres Nias Selatan, tersangka HZ berniat untuk mengakhiri pelariannya.

Hal itu pertama kali Ia ungkapkan kepada orang tuanya yang berada di Gido, Kabupaten Nias melalui panggilan seluler.

“Namun setelah mendengar dan melihat pers rilis dari Kapolres Nias Selatan, di media sosial, facebook, tersangka HZ kemudian berniat untuk menyerahkan diri dan kemudian menelpon orangtuanya di kampung bahwa HZ akan menyerahkan diri ke Polres Nias Selatan,” ucap Reinhard.

Kemudian, kakeknya pun berinisiatif agar menghubungi Polres Nias Selatan agar menjemput cucunya yang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

“Kakek tersangka HZ kemudian menghubungi orang tuanya dan berkoordinasi dengan Polres Nias untuk keberangkatan tersangka HZ dari Medan ke Gunung Sitoli,” sebut Reinhard.

Dengan begitu, polisi yang mendapat kabar dari orangtua HZ pun melakukan pengamanan kepada tersangka untuk proses penyidikan.

“Pada hari ini, Minggu, tanggal 30 Oktober 2022, tersangka HZ tiba di Bandara Binaka dan langsung dijemput oleh Kapolres Nias dan dibawa menuju Mapolres Nias di Gunung Sitoli,” ucap Reinhard.

Di Mapolres Nias Selatan, HZ dicecar pertanyaan oleh penyidik. Benar saja, pernyataan HZ memiliki kecocokan dengan pengakuan rekannya DN yang sebelumnya telah diamankan oleh polisi.

“Ditemukan adanya ketersesuaian keterangan antara kedua tersangka dengan alat bukti lain dan fakta-fakta, yang berhasil didapatkan oleh penyidik Polres Nias Selatan dalam pengungkapan kasus ini,” pungkas Reinhard.