Akibat Curah Hujan Tinggi, Beberapa Paket Pembangunan Infrastruktur di Nias Utara Alami Perpanjangan Waktu

NIAS UTARA – Akibat tingginya curah hujan dipenghujung tahun 2023, beberapa paket kegiatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Nias Utara Tahun Anggaran 2022 mengalami perpanjangan waktu atau pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Utara, Selasa (10/1/2023).

“Disebabkan oleh beberapa faktor khususnya faktor eksternal pekerjaan. Diantaranya: curah hujan ekstrim yang terjadi ± 3 bulan terakhir, ketersediaan jenis material konstruksi yang terbatas, hibah tanah, tenaga kerja, pengadaan material lokal dan lain-lain,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pada akhir tahun 2022 ada 13 Paket Kegiatan (APBD Tahun Anggaran 2022) yang mengalami perpanjangan waktu atau pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan. Perpanjangan waktu atau pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan selama 50 hari kerja melewati Tahun Anggaran 2022.

Perpanjangan waktu itu sesuai dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana perubahan terakhir dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Pasal 56 dan Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui Penyedia.

“Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat ditambah bila mana pekerjaan tidak selesai pada perpanjangan tahap pertama. Pemberian perpanjangan waktu atau kesempatan kepada penyedia bertujuan agar pekerjaan terselesaikan dan outputnya dapat bermanfaat secara maksimal kepada masyarakat,” papar dia.

Pada kesempatan tersebut juga, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nias Utara menyampaikan bahwa pencairan keuangan di masing-masing paket kegiatan pada akhir Tahun 2022 sudah disesuaikan dengan progres fisik pekerjaan di lapangan dan kemudian sisanya akan dilakukan pembayaran pada TA. 2023.

“Pada akhir tahun anggaran 2022 tidak ada satupun paket kegiatan yang diputus kontrak,” tandasnya.

Terkait pemberitaan/postingan dibeberapa media sosial Facebook dan media lainnya, Paket pekerjaan di Ruas Fulolo Salo’o-Banua Gea yang ditinggalkan begitu saja oleh penyedia dipastikan bahwa hal tersebut tidak benar. Kalaupun sebelumnya ada kekosongan kegiatan di lapangan ini semata-mata sifatnya sementara karena suasana awal tahun dan saat ini mobilisasi tenaga kerja, material dan peralatan oleh Penyedia Jasa sedang berlangsung di lapangan.

“Dipastikan bahwa paket kegiatan yang tidak selesai tahun 2022 tetap dilanjutkan hingga selesai,” tegas Onahia Telaumbanua.

Terkait beberapa paket pekerjaan yang sudah terlaksana tetapi masih terdapat kerusakan minor pada beberapa titik/lokasi, hal ini akan dilakukan proses perbaikan/pemeliharaan oleh penyedia Jasa.

Untuk meminimalisasi kendala pada pelaksanaan kegiatan Tahun 2023, Dinas PUPR Kabupaten Nias Utara akan melakukan survey, perencanaan dan tender paket pekerjaan lebih awal guna percepatan pelaksanaan sehingga kegiatan tersebut dapat terselesaikan tepat waktu.

Untuk beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan, diharapkan dukungan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa bersama dengan OPD terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat. (YH)